GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

Kebaktian Intergenerasi GKI Pamulang Dalam Rangka Hari Anak Nasional

Tanggal Buat: Thu, 27 Jul 2017     Tanggal Sunting: Thu, 27 Jul 2017     oleh:

Minggu, 23 Juli 2017 dalam rangka Hari Anak Nasional, Gereja Kristen Indonesia Pamulang mengadakan Kebaktian Intergenerasi dengan tema Allah Sang Penyabar. Pukul 07.00 & 09.30 WIB, kebaktian dipimpin oleh Pdt. Tri Yeni Sulistiani dan pukul 17.00 WIB oleh Pdt. Iswari Setyanti. Menurut Penatua Corina Mailoa, tujuan kebaktian gabungan ini adalah mengenalkan sedari dini, cinta kasih Tuhan Yesus kepada anak-anak serta memberikan wadah seluas-luasnya bagi anak-anak untuk berperan dalam pelayanan sesuai dengan talenta dan kemampuannya. Sedangkan untuk jemaat dewasa khususnya orang tua adalah mengingatkan mereka pentingnya menjaga pertumbuhan rohani khususnya pada anak serta mensosialisasi perlindungan hak-hak anak.

Dalam kotbahnya Pdt. Tri Yeni Sulistiyani dan Pdt. Iswari menekankan pentingnya orang tua belajar dari Allah Sang Penyabar dalam mendidik dan mendampingi anak-anaknya. Belajar dengan penuh kesabaran untuk menaburkan benih kebaikan kepada semua orang termasuk anak-anak serta pentingnya memiliki koneksi yang kuat dengan anak. Sabar untuk gagal. Sabar untuk mendengar kemauan orang lain. Sabar untuk sebuah ketekunan dan kesetiaan. Sabar menantikan pertolongan Tuhan. Selain itu gereja juga terpanggil merespon kebutuhan spiritual anak, sabar melayani dan melindungi hak-hak anak karena merekalah yang nantinya menjadi penerus gereja dan pelayan Tuhan di masa datang.

Pada kebaktian gabungan ini, bukan hanya orang dewasa tetapi juga anak dan remaja ambil bagian dalam pelayanan, baik sebagai penerima tamu, pembaca warta, prokantor, pemain musik, lektor, pemazmur serta pembawa persembahan. Paduan Suara Anak dan Remaja juga tampil menyanyikan lagu Carry the Light serta persembahan tarian dari Remaja dan Taruna. Hal menarik lainnya pada kebaktian 23 Juli 2017 lalu adalah pertama kalinya pendingin ruangan (AC) digunakan di gedung gereja yang persiapannya menurut Penatua Cornelis Dokubani memakan waktu enam bulan, mulai dari pengumpulan dana sampai pemasangan instalasi.               

Setelah bersalam-salaman dengan semua jemaat ibu pendeta berfoto bersama anak-anak dan kakak sekolah minggu yang mendampingi. “Kak, tahun depan kita bikin lagi yah!” teriak salah seorang anak pada guru sekolah minggunya. Ya, sampai berjumpa tahun depan adik-adik tersayang hari ini kalian sudah menunjukkan kepada semua jemaat bahwa melayani Tuhan bukan hanya hak dan kewajiban orang dewasa saja tetapi juga privilege yang Tuhan Yesus berikan pada semua anak. Selamat Hari Anak Nasional!                                    

(Kontributor:  Lina Nababan)