GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

SEMILOKA PENGELOLAAN KANTOR GEREJA GELOMBANG 1

Tanggal Buat: Mon, 20 Jun 2016     Tanggal Sunting: Mon, 20 Jun 2016     oleh:

LPP Sinode GKJ dan GKI SW Jateng pada hari Senin - Selasa, 6-7 Juni 2016 mengadakan Semiloka Pengelolaan Kantor Gereja (Gelombang 1) bertempat di LPP Sinode GKJ dan GKI SW Jateng, Yogyakarta. Semiloka ini diikuti oleh penatua dan pendeta, serta pengelola kantor gereja baik dari jemaat GKJ maupun GKI lingkup SW Jateng. Respons jemaat sangat antusias dimana semiloka pada gelombang 1 ini diikuti oleh 52 utusan dari +/- 35 gereja GKJ / GKI SW Jateng, serta ditambah 4 nara sumber dari LPP Sinode GKJ dan GKI SW Jateng. 

Melalui semiloka ini, diharapkan para utusan mendapat pembekalan dan dapat mengembangkan pengelolaan dan pelayanan kantor gereja lebih baik, dapat berupaya menjawab berbagai tantangan dan kebutuhan pelayanan kantor gereja sebagai salah satu tulang punggung operasional gereja.

Adapun dalam semiloka gelombang 1 ini beberapa sesi pembinaan sebagai berikut :
Sesi 1 - Hakikat dan Peran Kantor Gereja Dalam Organisasi Gereja
Sesi 2 - Panggilan dan Spiritualitas Majelis Gereja Pengelola Kantor Gereja
Sesi 3 - Rapat Majelis dan Notulensi
Sesi 4 - Sistem dan Mekanisme Kerja Kantor Gereja
Sesi 5 - Coaching Praktis : Memberdayakan Pelayan Kantor Gereja
Sesi 6 - Lokakarya I : Merancang Pengelolaan Kantor Gereja Saya
Sesi 7 - Lokakarya II : Presentasi Rancangan Pengelolaan Kantor Gereja

Mengingat cukup pentingnya semiloka ini, maka LPP Sinode GKJ dan GKI SW Jateng menyelenggarakan semiloka pada gelombang 2, serta masukan dari beberapa utusan baik dari jemaat GKJ maupun GKI SW Jateng, supaya semiloka pelatihan ini dapat diadakan rutin berulang tiap dua tahun sekali dengan harapan secara berkesinambungan dapat terus membekali pengelolaan kantor gereja meski dengan materi yang lain dan dengan harapan membantu secara terintegrasi pengelolaan kantor gereja yang lebih baik (serta sebagai salah satu upaya membantu menjembatani mengatasi tantangan dan hambatan yang dijumpai dalam pengelolaan kantor gereja).

----***-----