GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

BERTOBAT

Baru Sat, 22 Oct 2016   

oleh:

Yl. 2:12-22; Luk. 1:46-55

Apa itu bertobat? Bertobat bukan sekedar tahu bahwa dirinya bersalah. Bertobat bukan sekedar pengakuan "Aku bersalah atas perkara ini." Bertobat berarti mengakui kesalahan, mau mengubah arah hidup yang salah dan mau kembali kepada Tuhan.Yoel 2:12-13 (TB)  "Tetapi sekarang juga," demikianlah firman TUHAN, "berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh." 

Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya. Yoel mengingatkan: pertobatan yang sungguh bukan sekedar ritual jasmaninya. Terlebih penting perubahan sikap dan peilaku kita; dari hidup lama menuju hidup yang baru. Sebenarnya, siapakah Tuhan? Mengapa kita perlu berbalik kepada-Nya?

Yoel 2:21-22 (TB)  Jangan takut, hai tanah, bersorak-soraklah dan bersukacitalah, sebab juga TUHAN telah melakukan perkara yang besar! 
Jangan takut, hai binatang-binatang di padang, sebab tanah gembalaan di padang gurun menghijau, pohon menghasilkan buahnya, pohon ara dan pohon anggur memberi kekayaannya. Inilah pengakuan Tuhan tentang diri-Nya. Dia bukan Tuhan yang suka murka. Dia adalah Tuhan yang berbelaskasihan kepada umat-Nya sekalipun kita dari tanah. Nyanyian pujian Maria bukanlah nyanyian zaman Maria. Itu adalah nyanyian syukur umat Israel atas segala kepedulian Tuhan kepada umat-Nya yang tak berdaya. Suatu tindakan yang menyatakan belas kasih Allah bagi umat-Nya. 
Jadi, Dia bukan Tuhan yang suka menghukum atau Allah yang pendendam. Dia Allah yang selalu bersedia menerima kita yang bertobat, datang dengan hati yang hancur dan semata-mata mau bersandar kepada-Nya.