Mazmur 81:1-2, 11-17; Yeremia 2:1-3, 14-22; Matius 20:20-28
Selamat hari Sabtu.
Israel adalah umat milik kepunyaan Tuhan, hal itu menjadi pengakuan dan peryataan Tuhan (Yer. 2:1-3). Sayangnya hal itu tidak menjadikan Israel berserah setia kepada Tuhan, mereka memberontak kepada Tuhan (Yer. 2:19-22, Mzm. 81:11-13). Hidup umat hendaklah menjadi berkat bagi orang lain dalam hidup. Itulah yang ditekankan oleh Tuhab Yesus menanggapi permintaan ibu Yakobus dan Yohanes supaya kedua anaknya duduk di sisi kanan dan kiri Tuhan Yesus jika Dia mendapatkan kekuasaan-Nya (bayangan orang Yahudi termasuk ibu Yohanes dan Yakobus; Mesias menjadi raja yang berkuasa memerintah kerajaan Israel). Dan Tuhan Yesus berkata kepada semua murid-Nya: Matius 20:25-28 (TB) Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: "Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu; sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."Menjadi orang yang diampuni, diselamatkan menjadikan orang percaya tahu: hidup ini anugerah yang patut dijadikan persembahan untuk melayani Tuhan dan orang lain dalam hidup.
Doa:
Keluarga yang berbagi bercerita.