GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

Hidup Bersyukur

Terpublikasi Wed, 08 Apr 2026   

oleh:

Mazmur 16; Kidung Agung 2:8-15; Kolose 4:2-5

Selamat hari Kamis.

Tuhan adalah baik bagi umat-Nya. Dia menjadi sumber kehidupan dan keselamatan. Itulah pujian yanh disampaikan oleh pemazmur dan Salomo dalam kitab Kidung Agung. Salomo mengibaratkan Tuhan sebagai mempelai laki-laki di musim semi yang datang untuk mengajak mempelai perempuan, yaitu umat-Nya untuk berkarya di musim semi. Kidung Agung 2:10-13 (TB)  Kekasihku mulai berbicara kepadaku: "Bangunlah manisku, jelitaku, marilah! 

Karena lihatlah, musim dingin telah lewat, hujan telah berhenti dan sudah lalu. Di ladang telah nampak bunga-bunga, tibalah musim memangkas; bunyi tekukur terdengar di tanah kita. Pohon ara mulai berbuah, dan bunga pohon anggur semerbak baunya. Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah! Suatu sukacita musim semi yang membawa kebahagiaan. Pemazmur berkata; Mazmur 16:5-6 (TB)  Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku. Tali pengukur jatuh bagiku di tempat-tempat yang permai; ya, milik pusakaku menyenangkan hatiku. Tuhan dengan kasih dan berkat-Nya memelihara umat dengan baik. Karena itu nasehat Paulus bagi orang yang sudah dipelihara oleh Tuhan dalam hidupnya, yang merupakan orang yang mempunyai hamba, bawahan; Kolose 4:2-5 (TB)  Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur. Berdoa jugalah untuk kami, supaya Allah membuka pintu untuk pemberitaan kami, sehingga kami dapat berbicara tentang rahasia Kristus, yang karenanya aku dipenjarakan. Dengan demikian aku dapat menyatakannya, sebagaimana seharusnya. Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada. 

Menjadi orang yang tahu: mempunyai tuan yang mengasihi dan berbelas kasihan.

Doa:
Tersedia lapangan pekerjaan yang sesuai zaman.