GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

Hidup sebagai Umat

Terpublikasi Wed, 06 Jan 2021   

oleh:

Mazmur 139: 1-6, 13-18; Hakim-hakim 2: 16-23; Kisah Para Rasul 13: 16-25

Selamat hari Jumat.

Tuhan adalah Allah yang paling mengenal kita. Tuhan juga mengenal hati umat-Nya. Dia juga mengenal kita secara pribadi.
Ketika Israel menyembah kepada illah lain (Hak. 2 : 11-13) padahal Tuhan memberikan berkat atas mereka, maka Tuhan menolong mereka dengan hadirnya hakim, dan inilah yang terjadi; Hakim-hakim 2:17-19 (TB)  Tetapi juga para hakim itu tidak mereka hiraukan, karena mereka berzinah dengan mengikuti allah lain dan sujud menyembah kepadanya. Mereka segera menyimpang dari jalan yang ditempuh oleh nenek moyangnya yang mendengarkan perintah TUHAN; mereka melakukan yang tidak patut. 

Setiap kali apabila TUHAN membangkitkan seorang hakim bagi mereka, maka TUHAN menyertai hakim itu dan menyelamatkan mereka dari tangan musuh mereka selama hakim itu hidup; sebab TUHAN berbelas kasihan mendengar rintihan mereka karena orang-orang yang mendesak dan menindas mereka. Tetapi apabila hakim itu mati, kembalilah mereka berlaku jahat, lebih jahat dari nenek moyang mereka, dengan mengikuti allah lain, beribadah kepadanya dan sujud menyembah kepadanya; dalam hal apa pun mereka tidak berhenti dengan perbuatan dan kelakuan mereka yang tegar itu. Umat Israel begitu degil. Mereka percaya setelah mereka dibebaskan dari himpitan tapi ketika sudah kembali nyaman, lupa kepada Tuhan.

Bukankah ini juga seringkali yang kita lakukan?
Paulus menguraikan sejarah ketidaksetiaan Israel kepada Tuhan yang sekaligus bagaimana kesetiaan Tuhan untuk memberikan pertolongan kepada umat-Nya (Kis. 13 : 16-25). Dari sejarah kita bisa belajar bagaimana sebagai orang yang begitu dikasihi Allah kita diselamatkan. Bukankah kita mestinya hidup menyembah dan bersandar kepada Dia?

Doa :
Ketahanan sosial dalam kebersamaan komunitas yang saling menolong.