Mazmur 29; 1 Samuel 3:1-9; Kisah Para Rasul 9:1-9
Selamat hari Kamis.
Kuasa Tuhan dinyatakan kepada umat-Nya. Kuasanya menghadirkan damai sejahtera dalam hidup ini. Ketika Samuel masih muda, di masa itu firman Tuhan jarang, penglihatan-penglihatan tidak sering (1 Sam. 3:1), justru Tuhan memanggil Samuel, yang ia kira panggilan dari imam Eli. Setelah yang ketiga barulah imam Eli menjelaskan kepada Samuel bahwa yang memanggilnya adalah Tuhan. 1 Samuel 3:9 (TB) Sebab itu berkatalah Eli kepada Samuel: "Pergilah tidur dan apabila Ia memanggil engkau, katakanlah: Berbicaralah, TUHAN, sebab hamba-Mu ini mendengar." Maka pergilah Samuel dan tidurlah ia di tempat tidurnya. Kuasa Tuhan juga nyata untuk mengubah yang buruk menjadi kebaikan, seperti yang dialami oleh Saulus yang bersemangat untuk mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan. Dalam perjalanannya ke Damsyik, Tuhan menjumpainya. Kisah Para Rasul 9:3-6 (TB) Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia. Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: "Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?"
Jawab Saulus: "Siapakah Engkau, Tuhan?" Kata-Nya: "Akulah Yesus yang kauaniaya itu. Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kauperbuat. "Tuhan berkuasa atas seluruh ciptaan, Dia memanggil Saulus untuk menjadi alat di tangan-Nya. Tuhan sanggup menjadikan segala sesuatu baik adanya. Dengan kuasa-Nya, Tuhan mengatur segalanya menjadi baik. Mazmur 29:10-11 (TB) TUHAN bersemayam di atas air bah, TUHAN bersemayam sebagai Raja untuk selama-lamanya. TUHAN kiranya memberikan kekuatan kepada umat-Nya, TUHAN kiranya memberkati umat-Nya dengan sejahtera!
Jadilah umat yang percaya dan mempercayakan diri kepada Tuhan yang kuasa-Nya besar.
Doa:
Kaum muda yang kritis dalam berpikir dan bertindak.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
