GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

Mengucap Syukur

Terpublikasi Mon, 15 Jun 2026   

oleh:

Keluaran 19:2-8a; Mazmur 100; Roma 5:1-8; Matius 9:35-10:8

Selamat hari Minggu Ketiga Setelah Pentakosta. 

Tuhan Yesus hadir ke dunia untuk melenyapkan penyakit dan kelemahan dunia. Matius 9:35-36 (TB)  Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. Dalam hal ini Dia melibatkan murid-murid-Nya untuk memberitakan bahwa Mesias yang melenyapkan penyakit dan kelemahan dunia  telah datang dalam Tuhan Yesus Kristus (Mat. 10:1-8). Itulah juga yang menjadi pengutusan orang percaya.Mazmur 100:3 (TB)  Ketahuilah, bahwa TUHANlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya. Semuanya itu menjadi pengucapan syukur bagi setiap orang yang menjadi milik Tuhan, seperti yang diingatkan Tuhan. Keluaran 19:3-6 (TB)  Lalu naiklah Musa menghadap Allah, dan TUHAN berseru dari gunung itu kepadanya: "Beginilah kaukatakan kepada keturunan Yakub dan kauberitakan kepada orang Israel: Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir, dan bagaimana Aku telah mendukung kamu di atas sayap rajawali dan membawa kamu kepada-Ku.

Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi. Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel. "Orang-orang beriman dipimpin dan dituntun Tuhan dalam melaksanakan tanggung jawabnya. Roma 5:1-2 (TB)  Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.

Semua karena anugerah yang diberikan Tuhan kepada umat-Nya. Tidakkah engkau bersyukur?

Doa:
Gereja yang peduli kepada kehidupan anggota jemaatnya.