GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

Percaya dan Setia kepada Tuhan

Terpublikasi Tue, 05 May 2026   

oleh:

Mazmur 102:1-18; Amsal 3:5-12; Kisah Para Rasul 7:44-56

Selamat hari Selasa.

Percaya dan tidak menolak Tuhan dalam segala didikan-Nya, itulah sikap orang beriman dalam pergumulan yang dihadapi. Amsal 3:11-12 (TB)  Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya. Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi. Apa yang disebut sebagai penderitaan, atau sengsara seringkali adalah cara Tuhan mendidik dan mengajar umat-Nya untuk menjadi umat yang makin bijak dalam hidup. Mazmur 102:12-13 (TB)  (102-13) Tetapi Engkau, ya TUHAN, bersemayam untuk selama-lamanya, dan nama-Mu tetap turun-temurun. (102-14) Engkau sendiri akan bangun, akan menyayangi Sion, sebab sudah waktunya untuk mengasihaninya, sudah tiba saatnya. Kasih Tuhan selalu memperhatikan umat-Nya. Dia tak pernah meninggalkan umat dalam kesesakan. Kemah Suci dalam perjalanan umat di padang gurun adalah tanda kehadiran Tuhan di tengah umat-Nya. Namun Tuhan tidak bisa dibatasi oleh ruang dan waktu, yang orang-orang Yahudi mau membatasinya. Dan itulah yang disaksikan oleh Stefanus dalam kesaksian yang ia nyatakan di hadapan Mahkamah Agama, dan yang menjadikan mereka marah dan melempari Stafanus dengan batu (Kis. 7:44-56). Stefanus memang mati namun kesaksiannya menunjukkan kepercayaannya kepada Tuhan.

Tetaplah setia kepada Tuhan, percaya kepada-Nya dengan segenap hati.

Doa:
Peningkatan ketrampilan bagi calon tenaga kerja.