Yl. 2:1-11 2; Tim. 3:13-15
Tuhan dan kedatangan-Nya adalah suatu hal yang dasyat. Kedatangan-Nya membuat semua bangsa gemetar. Ya. Kuasa Tuhan, siapa yang sanggup menghadangnya? Kuasa Tuhan, siapa yang mampu menghadapinya? Yoel 2:1, 11 (TB) Tiuplah sangkakala di Sion dan berteriaklah di gunung-Ku yang kudus! Biarlah gemetar seluruh penduduk negeri, sebab hari TUHAN datang, sebab hari itu sudah dekat; ......... Dan TUHAN memperdengarkan suara-Nya di depan tentara-Nya. Pasukan-Nya sangat banyak dan pelaksana firman-Nya kuat. Betapa hebat dan sangat dahsyat hari TUHAN! Siapakah yang dapat menahannya?
Tuhan adalah Tuhan yang mahakuasa. Dia adalah Tuhan yang luar biasa kuasa-Nya. Namun juga kasih-Nya. Itulah yang patut ditanamkan dalam diri setiap kita orang percaya. Mengapa perlu? Sekalipun kita menyebut diri sebagai orang percaya, imamat rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah, Israel baru, bangsa pilihan Allah. Pertanyaannya: apakah hidup kita sudah mencerminkan hidup seperti yang kita katakan itu? Paulus memberi nasehat kepada Timotius anak bimbingannya: ada banyak godaan untuk menjadi tidak setia; tidak hanya dari luar tapi dari dalam persekutuan itu sendiri. Maka nasehat Paulus: 2 Timotius 3:14-15 (TB) Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu. Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. Kita sudah mengenal Allah yang kita percaya, bahkan mengalami kuasa-Nya dalam hidup kita. Tidakkah kita akan mempercayakan hidup kita kepada-Nya dalam hidup kita?
Ingatlah Dia berkuasa, dan Dia yang berkuasa adalah Dia yang mengasihi kita. Yang telah memberikan kebaikan dalam hidup kita. Masakan kita tidak akan mempercayakan diri kita kepada-Nya?

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
