GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

Melayani Segenap Hati

Terpublikasi Mon, 02 Nov 2026   

oleh:

Mikha 3:5-12; Mazmur 43; 1 Tesalonika 2:9-13; Matius 23:1-12

Selamat Hari Minggu Duapuluhtiga Setelah Pentakosta.

Hidup mempunyai hubungan sebab akibat. Begitu pula dalam kesetiaan kepada Tuhan. Mikha menyatakan dengan kuasa Tuhan bahwa orang-orang yang berlaku curang mendapatkan akibatnya Mik. 3:5-12). Itulah yang Tuhan Yesus ingatkan kepada murid-muridnya ahli-ahli Taurat dan orang Farisi yang punya kedudukan tinggi, namun mereka berlaku tidak benar (Mat. 23:1-7). Tuhan mengingatkan kepada para murid supaya tidak berlaku seperti mereka (Mat. 23:8-12). Pemazmur sendiri mau belajar untuk setia kepada Tuhan (Mzm. 43:1-4) sekalipun hidupnya tertekan. Mazmur 43:5 (TB)  Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku! 

Tuhan menghendaki umat yang hidupnya menaruh pengharapan kepada Tuhan. Paulus memberikan dirinya sebagai contoh bagaimana kemurnian pelayanan yang ia lakukan. 1 Tesalonika 2:9-10, 13 (TB)  Sebab kamu masih ingat, saudara-saudara, akan usaha dan jerih lelah kami. Sementara kami bekerja siang malam, supaya jangan menjadi beban bagi siapa pun juga di antara kamu, kami memberitakan Injil Allah kepada kamu. Kamu adalah saksi, demikian juga Allah, betapa saleh, adil dan tak bercacatnya kami berlaku di antara kamu, yang percaya. Dan karena itulah kami tidak putus-putusnya mengucap syukur juga kepada Allah, sebab kamu telah menerima firman Allah yang kami beritakan itu, bukan sebagai perkataan manusia, tetapi dan memang sungguh-sungguh demikian sebagai firman Allah, yang bekerja juga di dalam kamu yang percaya. 

Milikilah pelayanan yang murni, yang sungguh dibaktikan kepada Tuhan.

Doa:
Persekutuan umat di wilayah yang memikirkan kehidupan warga sekitar.