Mazmur 40:1-9; Imamat 15:25-31; 22:1-9; 2 Korintus 6:14-7:2
Selamat hari Senin.
Umat Israel sangat memperhatikan kekudusan. Ada aturan yang tegas tentang najis dan tahir (Im. 15:25-31) begitu pula dengan aturan kudusnya peribadahan. Untuk menjaga kekudusan ibadah, kepada Musa, Tuhan berkata; Imamat 22:2 (TB) "Katakanlah kepada Harun dan anak-anaknya, supaya mereka berlaku hati-hati terhadap persembahan-persembahan kudus yang dikuduskan orang Israel bagi-Ku, agar jangan mereka melanggar kekudusan nama-Ku yang kudus; Akulah TUHAN. Bagi Tuhan, kekudusan umat tak bisa ditawar. Tuhan menghendaki supaya umat kudus, seperti Dia adalah kudus. Dalam kehidupan pernikahan pun, Paulus mengingatkan supaya mereka merupakan pasangan yang seimbang. 2 Korintus 6:17-18 (TB) Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu. Dan Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi anak-anak-Ku laki-laki dan anak-anak-Ku perempuan demikianlah firman Tuhan, Yang Mahakuasa."Supaya umat menyucikan diri dari hidup yang tidak seimbang, karena; 2 Korintus 7:1 (TB) Saudara-saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah.
Umat diajak untuk menjaga kekudusan, supaya hidup umat dijaga untuk melakukan yang sesuai dengan firman Tuhan.
Doa:
Pemerintah membangun infrastruktur pendidikan secara merata.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
