Mazmur 8; Ayub 38:12-21; 2 Timotius 1:12b-14
Selamat hari Jumat.
Manusia adalah ciptaan Tuhan. Namun oleh karena izin Tuhan, manusia dimuliakan. Mazmur 8:6-8 (TB) (8-7) Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya: (8-8) kambing domba dan lembu sapi sekalian, juga binatang-binatang di padang; (8-9) burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan apa yang melintasi arus lautan. Oleh karena kasih-Nya manusia mendapatkan berbagai kedudukan untuk mengelola dunia seisinya. Namun sayangnya, manusia justru merasa yang paling berkuasa. Sampai-sampai Tuhan berfirman; Ayub 38:16-18 (TB) Engkaukah yang turun sampai ke sumber laut, atau berjalan-jalan melalui dasar samudera raya?
Apakah pintu gerbang maut tersingkap bagimu, atau pernahkah engkau melihat pintu gerbang kelam pekat?
Apakah engkau mengerti luasnya bumi? Nyatakanlah, kalau engkau tahu semuanya itu. Manusia sering lupa siapa jatidirinya sehingga merasa sama dengan Tuhan, bahkan menggurui Tuhan. Sikap hidup yang rendah hati, itulah yang mestinya dimiliki oleh setiap orang percaya. 2 Timotius 1:12-14 (TB) Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu; karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan. Peganglah segala sesuatu yang telah engkau dengar dari padaku sebagai contoh ajaran yang sehat dan lakukanlah itu dalam iman dan kasih dalam Kristus Yesus. Peliharalah harta yang indah, yang telah dipercayakan-Nya kepada kita, oleh Roh Kudus yang diam di dalam kita.
Kesediaan untuk menderita adalah bagian dari kehidupan orang percaya, sebagai umat milik kepunyaan Tuhan karena tahu: Tuhan adalah patut dipuji dan dimuliakan. Setiap orang beriman mau memuliakan-Nya dengan memelihara iman, sekalipun untuk itu ia harus menderita.
Doa :
Pemerintah yang memperhatikan Kawasan terluar, terdepan, tertinggal.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
