GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

Orang Benar Hidupnya untuk Tuhan

Terpublikasi Wed, 04 Nov 2026   

oleh:

Mazmur 5; Amsal 16:21-33; Matius 15:1-9

Selamat hari Rabu.

Penulis kitab Amsal mengingatkan: hidup itu membutuhkan hikmat Tuhan supaya mampu berpikir, berkata dan bertindak benar. Amsal 16:21-24 (TB)  Orang yang bijak hati disebut berpengertian, dan berbicara manis lebih dapat meyakinkan. Akal budi adalah sumber kehidupan bagi yang mempunyainya, tetapi siksaan bagi orang bodoh ialah kebodohannya. Hati orang bijak menjadikan mulutnya berakal budi, dan menjadikan bibirnya lebih dapat meyakinkan. Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang. Hidup benar, itulah yang mestinya menjadi hidup orang beriman. Tidak boleh kebodohan  menjadi langkah yang diambil (Ams 16:25-30). Dan itu semua tidak dikehendaki oleh Tuhan. Orang-orang yang berhikmat segala sesuatu bermuara kepada Tuhan (Ams. 16:31-33). 

Oleh karena itu pemazmur berkata; Mazmur 5:4-6 (TB)  (5-5) Sebab Engkau bukanlah Allah yang berkenan kepada kefasikan; orang jahat takkan menumpang pada-Mu. (5-6) Pembual tidak akan tahan di depan mata-Mu; Engkau membenci semua orang yang melakukan kejahatan. (5-7) Engkau membinasakan orang-orang yang berkata bohong, TUHAN jijik melihat penumpah darah dan penipu. Kesetiaan dan ketaatan kepada Tuhan, itulah yang dikehendaki Tuhan. Atas akal licik orang Farisi dan ahli Taurat sehubungan dengan keputusan mereka memperbolehkan orang tidak memelihara orang tuanya kalau sudah mempersembahkan kepada Tuhan (Mat. 15:5-6). Maka Tuhan Yesus berkata; Matius 15:7-9 (TB)  Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.

Hidup itu mengarah kepada Tuhan. Dibaktikan untuk kemuliaan nama Tuhan. Muliakan Tuhan dengan hidupmu.

Doa:
Kesediaan diri untuk bekerjasama dalam pelayanan di gereja.