Mazmur 23; 1 Samuel 15:10-21; Efesus 4:25-32
Selamat hari Kamis.
Menjadi domba milik kepunyaan Tuhan adalah taat kepada Tuhan. Itulah refleksi Daud dalam Mazmur 23. Mazmur 23:1-4 (TB) Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. Tak ada yang ditaati kecuali Tuhan karena Dialah sumber kehidupan.
Oleh karena itu Tuhan murka kepada Saul yang tidak taat dan setia. Saul membiarkan pasukannya mengambil milik orang Amalek yang harusnya dimusnahkan (1 Sam. 15:14-23). Hidup sebagai orang percaya hendaklah mempunyai kehidupan baru sebagai umat-Nya; meninggalkan yang lama dan menjadi manusia baru. Karena itulah Paulus mengingatkan; Efesus 4:25 (TB) Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota. Dan memberikan contoh dalam hidup mereka (Ef. 4:26-29), dan mempunyai hidup yang baru. Efesus 4:30-32 (TB) Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan. Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.
Mari lakukanlah sebagai domba-domba milik kepunyaan Tuhan yang dituntun ke rumput yang hijau dan air yang tenang.
Doa:
Kaum muda mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan diri dalam berbagai bidang.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
