GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

Menjadi Orang Bahagia

Terpublikasi Wed, 06 May 2026   

oleh:

Mazmur 102:1-18; Amsal 3:13-18; Yohanes 8:31-38

Selamat hari Rabu.

Dengan apakah orang berbahagia? Banyak orang menyamakan bahagia dengan memiliki apa yang ada di dunia; harta, uang, tanah, kuasa, dll. Dan orang mengejar itu sepanjang hidupnya. Penulis kitab Amsal mengingatkan arti menjadi bahagia; Amsal 3:13-15 (TB)  Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas. Ia lebih berharga dari pada permata; apa pun yang kauinginkan, tidak dapat menyamainya. Hikmat di dalam Tuhan menjadikan orang berbahagia. Ia mendapatkan hidup dan ketenangan jiwa. Karena itu ia mendapat segala yang baik dalam hidup (Ams. 3:16-18). Orang yang mempunyai hikmat Tuhan percaya kepada Tuhan, dan hanya berharap kepada Tuhan; Mazmur 102:12-13 (TB)  (102-13) Tetapi Engkau, ya TUHAN, bersemayam untuk selama-lamanya, dan nama-Mu tetap turun-temurun. (102-14) Engkau sendiri akan bangun, akan menyayangi Sion, sebab sudah waktunya untuk mengasihaninya, sudah tiba saatnya. Hidup tetap percaya kepada Tuhan. Itulah yang menjadi hidup orang beriman. Karena itu Tuhan Yesus berfirman; Yohanes 8:31-32 (TB)  Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."

Tetaplah beriman apapun keadaanmu karena berbahagia orang yang berharap kepada Tuhan.

Doa:
Tuhan menambahkan  jumlah pelayan untuk program persekutuan dan kesaksian pelayanan.