GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

Pudak Payung

Status: Bakal Jemaat

Jemaat GKI Peterongan Semarang

Klasis GKI Klasis Semarang Timur
Jadwal ibadah
Umum08.00
Anak08.00
Remaja08.00
Persekutuan Doa19.00 (Jumat)
Persekutuan Remaja18.30 (Sabtu)
Latihan Paduan Suara19.00 (Sabtu)
Kelompok Tumbuh Bersama19.00 (Selasa)

 

Keterangan

Dalam sebuah kesepakatan diantara GKI Peterongan - Semarang, Ambarawa dan Salatiga dicetuskan sebuah gagasan untuk memulai perintisan sebuah GKI di Ungaran. Gagasan tersebut direalisasikan dengan mengadakan sebuah Perayaan Natal bersama dari ketiga Gereja tersebut pada tanggal 8 Januari 2001 di rumah Keluarga Bapak Eka Boedidjanto, Jl. A. Yani 25 Ungaran. Pada akhrir perayaan tersebut disepakati untuk mengadakan persekutuan bulan setiap pekan Ke-2 dengan nama Pos Persekutuan Kesaksian dan Pelayanan GKI Ungaran.

Setelah beberapa kali diadakan segera terasa tidak efektifnya persekutuan setiap bulan tersebut karena umat cenderung lupa waktu yang ditentukan dan kontrak diantara mereka pun sangat minim dan harus diingatkan sehingga banyak tenaga, waktu dn biaya dibutuhkan untuk setiap kali mengirimkan pengumuman.

Kemudian Panitia setempat yang diangkat oleh ketiga gereja perintis memutuskan untuk memberanikan diri memulai Kebaktian Minggu secara rutin  di sebuah rumah makan yang disediakan pemiliknya. Keluarga Bapak Heryanto, yaitu di "RM. Pelangi" di Pudakpayung, karena ternyata kebanyakan umat berdomisili di sekitar daerah tersebut. Kalau ke kota Ungaran mereka harus berganti-ganti kendaraan umum.

Kebaktian Minggu pertama diadakan pada 1 April 2001 tanpa mengira bahwa umat akan datang dengan membawa anak-anak mereka, sehingga tanpa persiapan apa-apa harus dimulai pelayanan Sekolah Minggu, yang kemudian ditangani oleh Komisi Anak GKI Peterongan. Tanggal 1 April 2001 menjadi tiitk awal kebaktian umum PKP yang kemudian oleh Sinode GKI namanya diubah menjadi Pos Jemaat.

Rumah Makan itupun tidak memadai lagi untuk ibadah karena pertumbuhan jumlah Jemaata yang cepat, dan kembali keluarga Bapak Heryanto menolong dengan mengijinkan kami memakai rumahnya di Jl. Perintis Kemerdekaan 19, Pudakpayung-Semarang.

Keinginan untuk mempunyai tempat ibadah yang permanen terasa makin besar dan doa-doa untuk hal itu makin intens disertai persembahan-persembahan yang masuk, yang khusus untuk maksud tersebut.

Ibarat meketakkan 5 ketul roti dan 2 ekor ikan di tangan Tuhan Yesus kristus, Jemaat baru ini memulai usahanya, dengan mengadakan "Malam Ungkapan Kasih" pada tanggal 29 November 2002. Tuhan memberkati dengan luar biasa. Dengan kerjasama dengan Paduan Suara Eliatha dari GKI di Semarang serta bantuan teman-teman dari GKI Peterongan dan GKI Ambarawa malam dana tersebut menghasilkan Rp. 217.000.000,-; suatu jumlah yang tidak dapat dibilang kecil bagi usaha yang pertama kali diadakan oleh kelompok orang-orang sederhana ini. Sebagian uang tersebut dipergunakan untuk membeli sebidang tanah di Jl. Ngasem Raya, Rt. 01/ Rw. 05 Pudakpayung. Namun ketika dimulai usaha pendirian rumah ibadah di tempat itu terjadi penolakan oleh orang-orang yang sebenarnya bukan dari penduduk setempat, sehingga usaha itu kandas. Syukurlah rencana Tuhan tidak dapat dihalangi oleh siapa pun, bahkan Tuhan mengubahnya menjadi berkat besar dengan pengembang yang membeli tanah itu dengan harga yang tinggi karena mereka memerlukan jalan masuk serta meluaskan tanah yang terletak di belakang tanah tersebut. Dengan uang penjualan tanah itu ditambah dengan sumabangan seorang ibu di Jakarta, dapatlah dibeli rumah pinjaman di mana Jemaat selama ini berkebaktian. Bahkan telah dibeli dua petak tanah yang bersebelahan dengan rumah itu.

Dimulailah kembali usaha yang sangat melelahkan untuk mendapatkan izin dari beberapa lembaga terkait, baik dari Kementarian Agama, FKUP, Kesbanglimas maupun berkenaan dengan RT baru yang ketika kami memulai proses, RT tersebut bahkan belum ada. Namun melalui banyak doa dan keringat, akhirnya KRK dan IMB kami dapatkan pada tanggal 27 Agustus 2012, sehingga pembangunan gedung gereja dari Pos Jemaat GKI Pudakpayung dapat dimulai dengan Peletakan Batu Pertama pada tanggal 7 Oktober 2012. Puji Tuhan!

Kami sangat bersyukur atas pertolongan beberapa orang insinyur dengan disiplin arsitektur maupun sipil dari gereja induk - GKI Peterongan, karena dari anggota Pos sendiri tidak ada yang memiliki latar belakang tersebut. Dengan dedikasi tinggi mereka telah mendisain, mengawasi pekerjaan tukang dan terlibat langsung dalam pemesanan dan penyediaan bahan bangunan. Selain mereka, Tuhan juga menggerakkan orang-orang yang mengerti tentang pencahayaan (lighting) dan pengaturan suara (sound system) dari gedung ini. Kami juga bersyukur bagi orang-orang yang dengan penuh kecermatan dan integritas mereka juga memeriksa akuntansi pembukuan dana pembangunan.

Pada pertengahan tahun 2017 pembangunan gedung gereja boleh dikatakan rampung, dengan banyak penyederhanaan demi penghematan maupun penambahan sarana -sarana yang dirasa perlu, termasuk perbaikan ruang ibadah lama dan pagar depan, tutup selokan dan lain-lain.

Tuhan mencukupi dana pembangunan gedung ini dengan menggerakkan orang dari berbagai penjuru, bahkan yang bukan dari GKI maupun bukan dari warga Kristen. Untuk itu kami sangat bersyukur.

Selain penyediaan sarana fisik, pada saat bersamaan kami juga harus membina spritualitas serta pengelolaan organisasi dari Pos Jemaat ini :

1. Persekutuan yang terjalin antar Jemaat terasa hangat dan penuh kasih (guyub)

2. Pemuridan terus dilakukan dengan berpedoman pada Alkitab-Firman Tuhan.

3. Persekutuan doa diadakan tiap hari Jumat dilanjutkan makan malam dengan lauk yang dibawa oleh Jemaat dengan sukarela. Ini sudah berjalan 15 tahun.

4. Cukup banyak Remaja binaan katekisasi kami (sebelum diambil alih oleh gereja induk) telah ikut baptis sidi dan tetap ikut/ melayani Tuhan sampai sekarang.

5. Tuhan mengirimkan kader dari berbagai lembaga pelayanan mahasiswa untuk bergabung dan bekerjasama dengan aktivis binaan kami sendiri.

6. Pelayan kepada anak-anak (Sekolah Minggu) diadakan pada jam yang sama sengan kebaktian umum.

7. Persekutuan Pemuda diadakan tiap Sabtu petang, Ibadah Remaja pada Minggu pagi. Jumlah mereka terus bertambah sehingga ruangan perlu diperluas.

8. PSPJ dan Paduan Suara "Deo Gratia" secara rutin berlatih dan melayani kebaktian.

Motto kami :

Orang yang mebcari kasih, harus bisa mendapatkan kasih di tempat kami.

Untuk itu semua kami sangat berhutang dan bersyukur kepada Tuhan!

 

 

  • Jl. Perintis Kemerdekaan 19, Pudak Payung, Semarang
  • Telp (024) 7473876
    Statistik anggota jemaat
    SidiBaptisan
    PriaWanitaPriaWanita
    Total anggota jemaat 0